Ketua Lsm Trinusa Lampung Barat, Mengutuk Keras Oknum Guru Ngaji Cabul..!!!

Minggu, 26 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TARGETLENSANEWS.com

lampungbarat lambar-Kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur yang di duga dilakukan oleh oknum guru ngaji cabul dengan inisial BSR di kecamatan sumber jaya sangat menyedot perhatian masyarakat lampung barat bahkan menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan masyarakat dengan mengutuk keras atas kejadian pelecehan anak anak dibawah umur ini, terlebih hal tersebut dilakukan oleh seorang oknum guru ngaji

Zainuddin, salah seorang aktivis ketua dari lembaga Swadaya masyarakat (LSM) TRINUSA dpc lampung barat ketika kami hubungi memberikan tanggapannya dengan mengatakan “ini merupakan preseden buruk untuk nama kabupaten Lampung Barat,apalagi fakta yang di temukan di lapangan korban sampai puluhan orang”

Lebih lanjut zainuddin mengatakan “apalagi dari awal saya dan team LSM yang saya pimpin ini sudah mengetahui dan mengawal langsung kasus ini mulai dari polsek sumber sampai saya mengutus salah anggota untuk menemani para korban untuk melaporkan ke ranah polres lampung barat sampai dinihari tadi” Ujar nya

Saya berharap kasus ini dalam penanganannya benar benar harus tuntas dan si oknum ini dihukum seberat beratnya setimpal dengan perbuatannya, karna yang dirusak ini adalah anak anak harapan bangsa yang masa depannya masih sangat panjang,terlebih lagi yang saya takutkan dan membuat saya geram betul adalah dampak panjang trauma psikologis yang di Terima anak anak ini nantinya”

Menutup pembicaraan zainudin mengatakan “ini juga ada pertanyaan besar yang terlintas di dalam pemikiran saya, sudah memasuki hari kedua kasus ini heboh di kalangan masyarakat, kok tidak ada ya kelihatan pejabat pejabat,tokoh tokoh politik atau tokoh masyarakat yang memberikan empati pada kasus ini,padahal jumlah korban mencapai puluhan orang, apakah mereka tidak menganggap ini suatu permasalahan yang besar atau mereka tidak tahu kalau ada kasus yang terjadi ini?? Padahal berita tentang kasus ini cukup berseliweran di media media online yang ada di lampung barat,seharusnya mereka ini sebagai pejabat publik yang di gaji oleh pajak rakyat disaat ada kejadian seperti ini kunjungin dong orang tua dari korban,berikan dukungan moral pada mereka itu”Tutupnya dengan nada geram

Baca Juga:  Pekon Ciptamulia salurkan bantuan beras untuk 211 (KPM) untuk bulan November 2023

Sebagaimana kita ketahui pada hari jumat kemarin memang kasus pelecehan yang dilakukan oleh oknum guru ngaji berinisal BSR cukup viral di kabupaten Lampung barat,dengan korban mencapai puluhan orang ini merupakan kasus pelecehan terbesar sepanjang catatan pada kasus kasus yang sama lainnya, yang paling menyedihkan adalah dalam waktu kurun waktu sebulan ini terjadi dua kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur, karna sekitar 3 minggu yang juga terjadi dan dilakukan oleh tukang tahu

Kokoirawan

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Mutar Alam Keluhkan Limbah Dapur MBG Dibuang ke Irigasi, Minta Pemerintah Segera Bertind
Kontingen Saka Bhayangkara Polres Lampung Barat ikuti Pertikarada III Lampung di Pringsewu
Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.
Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel
Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga
Polres Lampung Barat Ungkap Kasus Diduga Tindak Pidana Pembunuhan di Pekon Jagaraga Kecamatan Sukau
Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kebun miliknya
Patroli Rawan Subuh Ramadhan, Sat Samapta Polres Lampung Utara Antisipasi Tawuran dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Info Polri

Press Release Nomor: 90/ III/ HUM.6.1.1./ Bidhumas Rabu, 25 Maret 2026 *Arus Balik Terkendali, Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan di Bakauheni* LAMPUNG – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026. Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan. Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari. Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus. Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan. “Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan. “Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya. Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan. “Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya. Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan. “Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya. Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik. “Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya. Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal. Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:22

Warga Mutar Alam Keluhkan Limbah Dapur MBG Dibuang ke Irigasi, Minta Pemerintah Segera Bertind

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:24

Kontingen Saka Bhayangkara Polres Lampung Barat ikuti Pertikarada III Lampung di Pringsewu

Senin, 6 April 2026 - 13:31

Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:19

Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:09

Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga

Berita Terbaru

Info Polri

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:13

Topik Terkini

Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.

Senin, 6 Apr 2026 - 13:31