Operasi Lilin Krakatau 2024: Sinergi Maksimal Amankan Nataru di Lampung

Jumat, 20 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Targetlensanews.Com

Lampung – Menyambut perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polda Lampung siap menggelar Operasi Lilin Krakatau 2024 selama 11 hari, mulai 23 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.

Operasi ini dirancang untuk menjamin keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.

Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menjelaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan secara matang seluruh kebutuhan operasi ini.

Salah satu langkah utama adalah menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Polda Banten dan perwakilan Kepala Cabang KSOP Merak.Hingga pengecekan sarana dan prasarana pendukung hingga gelaran pasukan yang akan melaksanakan tugas membantu masyarakat.

Rakor yang dilaksanakan sebagai salah satu tindak lanjut dari Rakornas di Jakarta. Kami memastikan semua pihak siap bersinergi untuk menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama Nataru,termasuk sarpras dan juga petugas.” ujar Irjen Pol Helmy dalam keterangan pers, Kamis (19/12/2024).

Fokus Operasi Lilin Krakatau 2024

Operasi Lilin Krakatau tahun ini akan berfokus pada beberapa aspek utama, antara lain:

1. Pengamanan Tempat Ibadah: Untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Natal dengan damai.

2. Lokasi Wisata: Mengantisipasi lonjakan pengunjung selama libur akhir tahun.

3. Jalur Transportasi: Termasuk pendirian pos pengamanan (Pos Pam) dan pos pelayanan (Pos Yan) untuk menjamin kelancaran arus mudik dan balik.

Sebagai pintu gerbang utama Sumatera, Lampung memiliki peran strategis dalam mengelola arus pergerakan masyarakat. Peningkatan aktivitas selama Nataru juga meningkatkan potensi gangguan keamanan, baik dari sisi kriminalitas maupun kecelakaan lalu lintas.

Analisis kami menunjukkan perlunya patroli intensif dan kesiapan menghadapi berbagai kemungkinan. Semua langkah pengamanan telah kami susun secara terperinci,” tambah Kapolda.

Baca Juga:  Klarifikasi Kades Karang Agung BV dan Bantah Adanya Pemukulan, Dirinya Hanya Menasehati Lantaran HD Kerap Diduga Konsumsi Narkoba

Prediksi Lonjakan Arus dan Langkah Antisipasi

Irjen Pol Helmy memprediksi puncak arus kendaraan akan terjadi pada H-5 hingga H+9, dengan estimasi volume kendaraan mencapai 18.560 unit ekuivalen kendaraan kecil per hari. Untuk menghadapi hal ini, Polda Lampung bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi.

Kami fokus pada kelancaran transportasi lintas pelabuhan serta optimalisasi pengaturan lalu lintas di jalur strategis,” jelasnya.

Imbauan untuk Masyarakat

Kapolda juga memberikan beberapa imbauan kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan: Hindari jam sibuk agar tidak terjebak kemacetan.

Siapkan fisik dan kendaraan: Pastikan kondisi kendaraan prima untuk perjalanan jauh. Ikuti arahan petugas: Terutama di zona buffer yang telah disiapkan untuk mengatur lalu lintas.

Pantau informasi cuaca: Gunakan kanal resmi BMKG atau pelabuhan untuk mengetahui jadwal operasional kapal.

Keselamatan adalah prioritas utama. Rencanakan perjalanan dengan matang agar masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman,” tegas Helmy.

Sinergi Antar-Instansi

Irjen Pol Helmy mengapresiasi kerja sama lintas sektoral yang terjalin selama persiapan Operasi Lilin Krakatau 2024. Ia menegaskan bahwa sinergi ini adalah kunci keberhasilan pengamanan Nataru.

Dengan koordinasi yang baik, kami optimis mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, baik yang merayakan Natal maupun yang melintas di Provinsi Lampung,” tutup Kapolda.

Melalui Operasi Lilin Krakatau 2024, Polda Lampung berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta memastikan seluruh kegiatan selama Nataru berjalan lancar.

Lampung siap menjadi tuan rumah yang baik bagi masyarakat yang melewati pintu gerbang Sumatera ini.

PEWARTA. IMAM

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas
Press Release Nomor: 90/ III/ HUM.6.1.1./ Bidhumas Rabu, 25 Maret 2026 *Arus Balik Terkendali, Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan di Bakauheni* LAMPUNG – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026. Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan. Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari. Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus. Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan. “Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan. “Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya. Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan. “Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya. Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan. “Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya. Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik. “Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya. Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal. Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026
Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel
Kapolres Lampung Barat Hadiri Kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan Bersama Pemkab Lambar
Perkuat Sinergi Nasional Pengamanan Idul Fitri 1447 H, Kapolda Lampung Pimpin Rakor Lintas Sektoral
Kapolres Lampung Barat Hadiri Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H di Masjid Baiturahim

Berita Terbaru

Info Polri

Press Release Nomor: 90/ III/ HUM.6.1.1./ Bidhumas Rabu, 25 Maret 2026 *Arus Balik Terkendali, Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan di Bakauheni* LAMPUNG – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026. Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan. Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari. Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus. Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan. “Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan. “Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya. Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan. “Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya. Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan. “Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya. Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik. “Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya. Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal. Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 13:13

Jumat, 27 Maret 2026 - 07:15

Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polda Lampung Catat Penurunan Signifikan Kecelakaan Lalu Lintas

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:19

Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:48

Senin, 16 Maret 2026 - 19:48

Kapolres Lampung Barat Hadiri Kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan Bersama Pemkab Lambar

Berita Terbaru

Info Polri

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:13

Topik Terkini

Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.

Senin, 6 Apr 2026 - 13:31