PJ Teluk Berembun Sisa Anggaran Bukan Urusan Media, Tapi Urusan Saya Dengan Inspektorat, Kau Tak Perlu Tau

Senin, 8 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TARGET LENSA NEWS.COM

Istri Sebagai PJ Diwawancarai Media, Suami Ikut Campur Dan Kepalkan Tangan Ke MediaP

J Teluk Berembun ” Hempaskan aja HP Nya itu ”

Rokan Hilir, Riau — Adanya dugaan Mark Up yang dilakukan oleh Penjabat ( PJ ) Kepenghuluan Teluk Berembun mengundang banyak tanya dikalangan masyarakat Teluk Berembun, berdasarkan pemberitaan beberapa waktu lalu, sebagai kontrol sosial, awak media masih mencoba menghubungi PJ Teluk Berembun, Kalasnira . Untuk meminta klarifikasi agar tercapainya sebuah berita yang berimbang, meskipun PJ Teluk Berembun telah memblokir nomor WhatsApp awak media,

Melalui Sekretaris Desa ( Sekdes ) Teluk Berembun, Ismalinda, di rumahnya Pada tanggal 03 Januari 2023 , awak media meminta secara langsung kepada Sekdes untuk membantu awak media mendapatkan klarifikasi dari PJ Teluk Berembun,

” Besok saya sampaikan kepada ibu PJ ya, klo bisa langsung, besok kakak sampaikan langsung, kalau tidak kakak WhatsApp kan ibu itu supaya di jawab klarifikasi nya,” Ucap Linda,

Kemudian pada hari Kamis, 04Januari 2023, Sekdes tersebut menyampaikan pesan dari PJ Teluk Berembun untuk awak media melalui WhatsApp,

” Td kak sampaikn yg td mlm itu Kata nya tunggu dulu Itu ja jwb nya td ” tambahnya lagi,

“Kata pj temui dirumah nya, Temui ja lh dirumah nya

Td mlm di blg nya gitu” tutup Sekdes yang menyampaikan pesan PJ Teluk Berembun kepada Awak Media.

Mendapatkan informasi demikian, awak media langsung menuju Kepenghuluan Rantau Bais, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, tempat dimana PJ Teluk Berembun tinggal, namun sungguh diluar dugaan, setibanya di rumah PJ Teluk Berembun yang berada di Rantau Bais, Awak Media justru tidak bertemu dengan PJ, bahkan menurut informasi, PJ Teluk Berembun sedang pergi ke Kota Duri, akhirnya awak media pulang dengan dugaan Prank ” dikerjain ” oleh PJ tersebut,

Sabtu, 06 Januari 2023, awak media mendapatkan informasi bahwa PJ Teluk Berembun sedang berada di Kepenghuluan Teluk Berembun, dalam agenda penyaluran sembako untuk masyarakat Kepenghuluan Teluk Berembun yang di berikan oleh pihak Pertamina serta Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, awak media masih menunggu kegiatan tersebut selesai dilakukan, namun belum selesai kegiatan, terlihat PJ Teluk Berembun hendak meninggalkan lokasi penyaluran bantuan sembako karna ingin mengantarkan anaknya ke pondok pesantren, terlihat juga Jhoni sebagai Suami PJ Teluk Berembun telah mengambil mobilnya untuk pergi dari lokasi kejadian,

Baca Juga:  Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.

Melihat hal itu, awak media dengan sigap langsung mendekati PJ Teluk Berembun, untuk meminta klarifikasi secara langsung kepada yang bersangkutan, bukan nya klarifikasi yang didapat, awak media justru mendapat perlawanan dari PJ Teluk Berembun beserta Suaminya,

Sambil mendorong awak media menggunakan tangan nya, Jhoni juga mengepalkan tangan dan mengarahkan nya kepada awak media yang bertugas, namun tindakan yang memancing keributan tersebut segera di lerai oleh masyarakat yang berada di lokasi kejadian,

” Sana Ri,  Ri, sana Ri”, ucap Jhoni berulang kali dengan lantang dan mengepalkan tangan,

Kemudian ia diduga memprovokasi masyarakat Teluk Berembun agar terpancing emosi nya dengan mengaitkan Kegiatan Pembersihan Paret yang dikerjakan oleh Istrinya sebagai PJ Teluk Berembun dengan kegiatan penyaluran pembagian sembako pada hari itu,

“Hey Masyarakat, kegiatan ini positif gak, positif gak masyarakat, tolong masyarakat, tolong” tambahnya lagi,

Dirasa kurang cukup membela diri didepan masyarakat, Jhoni kembali mengeluarkan kata kata yang tak pantas ia ucapkan sebagai seseorang yang tidak ada kaitannya dengan Pemerintah Kepenghuluan Teluk Berembun, selain dikarenakan ia adalah Seorang suami dari Kalasnira, PJ Teluk Berembun yang baru dilantik beberapa bulan lalu oleh Bupati Rokan Hilir,

“Kami punya pendamping, kami punya pendamping desa, kami punya inspektorat, bukan kerjaan wartawan” ucapnya dilokasi kejadian,

Salah seorang warga yang diduga telah terprovokasi oleh ucapan Jhoni juga terlihat memberikan respon negatif kepada awak media dilokasi kejadian,

” Ekspose aja, tapi kalau mau nanya jangan didepan kami, kami masyarakat gak tau itu, itu juga gak urusan kami sebagai masyarakat ,jadi tau tempat lah kalau bertanya , liat momen nya” ucap  Siahaan, salah seorang warga Teluk Berembun yang diduga telah terprovokasi oleh Jhoni.

Baca Juga:  Bobol Kantor Kecamatan, Tiga Pemuda Diamankan Polsek Sungkai Utara Polres Lamut

” Datangkan dulu Lima ton beras , baru kami salut, mau kau laporkan kemanapun aku siap ” ucap Siahaan sambil menantang awak media .

Kalasnira, PJ Teluk Berembun yang baru saja dilantik juga mengatakan hal senada yang di ucapkan Jhoni, sang Suami bernotabene bukan pejabat pemerintahan kepenghuluan Teluk Berembun, dan juga bukan warga Teluk Berembun,

” Pekerjaan kami belum selesai, uang kemana uangnya itu urusan kami dengan pemerintah, ndak perlu kamu tau” ucapnya dengan lantang,

“Yang perlu tau inspektorat, pendamping desa, BPKep ” tuturnya dengan nada emosi,

“Hempaskan aja HP nya itu ” ucap nya dengan sangat arogan,

Kemudian dilokasi kejadian, terlihat juga ia  menunjuk awak media dengan jarinya untuk mengarahkan awak media agar meninggalkan lokasi,

Dengan keadaan yang semakin memanas, beberapa warga mencoba menetralisir keadaan dengan menjauhkan awak media dari lokasi kejadian.

Kemudian pada hari yang sama saat kejadian , pada pukul 17:58 WIB, awak media meminta tanggapan Inspektur Inspektorat Rokan Hilir melalui pesan WhatsApp dan di tanggapi pada pukul 18:03 WIB,

“Waalaikumsalam,maaf sblmnya baru dibls,berhubung bbrp hari ini sayo ado kegiatan, dan terimo kasih atas informasi yg disampaikan Kanda,terkait tindak lanjutnya atas informasi ini,sesuai dgn SOP,Saya akan minta Tim Teliti dan Telaah dahulu laporan/info tsb,serta Pengumpulan data2.Dari kegiatan tsb,Tim akan membuat kesimpulan, baru akan kita ambil langkah selanjutnya, Kanda,tks🙏” ucap orang Nomor satu di Inspektorat Rokan Hilir tersebut,

Selang beberapa menit, Awak media juga meminta tanggapan Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat Desa ( PMD ) Rokan Hilir, Yandra, S,Ip. melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 18:04 WIB , dan langsung di respon oleh Kadis PMD tersebut,

Baca Juga:  RATUSAN MASA GERUDUK KANTOR KPU LAMPUNG BARAT

“Kalau betul itu. Ada sesuatu yg bermasalah. Pada APBKep 2023 dan APBKep P 2023” ucapnya ,

“Tanggapan Dinas PMD akan meminta Penjelasan Pihak2 di Kepenghuluan dan Kecamatan. Terhadap.hal yg sebenarmya. Dgn koordinasi ke Inspektorat Rohil.” tegasnya lagi,

“Kami tunggu sesegeranya klarifikasi dari Pihak Kecamatan.” Tutup Kadis PMD Rokan Hilir.

Bupati Rokan Hilir, H. Afrizal Sintong, S.Ip , M.Si yang baru saja melantik PJ Teluk Berembun tersebut beberapa bulan lalu tidak memberikan informasi lanjutan kepada awak media, padahal ,orang nomor satu di Kabupaten Rokan Hilir tersebut pernah menyampaikan kepada awak media untuk memanggil PJ Tersebut,

“Nanti saya panggil” ucap Afrizal Sintong pada tanggal 29 Desember 2023 lalu melalui pesan WhatsApp,

Adanya dugaan indikasi Mark Up yang dilakukan oleh PJ Teluk Berembun juga di perkuat dengan tertutupnya PJ Teluk Berembun kepada Masyarakat dan Awak Media yang dengan sengaja mengangkangi UU Nomor 14 Tahun 2008, Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang dirancang sebagai alat kontrol penyelenggaraan Negara, Badan Publik, Lembaga Negara, Organisasi agar penyelenggaraan dan penggunaan anggaran yang bersumber dari APBN dan atau APBD menuju pengelolaan yang bersih, transparan dan akuntabel (good govermance).

Selain itu suami PJ Teluk Berembun, Jhoni yang sedari awal kejadian diduga mengintervensi awak media, menjawab pertanyaan yang ditujukan kepada istrinya sebagai PJ, mendorong bahkan mengepalkan tangan dan hendak memukul awak media yang bertugas,diduga kuat melanggar Pasal 18 ayat (1) UU Pers yang menyatakan, “Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan no Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).

Tim

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Warga Mutar Alam Keluhkan Limbah Dapur MBG Dibuang ke Irigasi, Minta Pemerintah Segera Bertind
Kontingen Saka Bhayangkara Polres Lampung Barat ikuti Pertikarada III Lampung di Pringsewu
Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.
Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel
Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga
Polres Lampung Barat Ungkap Kasus Diduga Tindak Pidana Pembunuhan di Pekon Jagaraga Kecamatan Sukau
Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di kebun miliknya
Patroli Rawan Subuh Ramadhan, Sat Samapta Polres Lampung Utara Antisipasi Tawuran dan Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Info Polri

Press Release Nomor: 90/ III/ HUM.6.1.1./ Bidhumas Rabu, 25 Maret 2026 *Arus Balik Terkendali, Polda Lampung Kawal 77.751 Kendaraan di Bakauheni* LAMPUNG – Arus balik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, terpantau lancar dan terkendali. Polda Lampung melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) berhasil mengawal pergerakan puluhan ribu kendaraan tanpa hambatan berarti selama Operasi Ketupat 2026. Berdasarkan data Ditlantas Polda Lampung, sebanyak 77.751 unit kendaraan menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni dalam periode 22 hingga 24 Maret 2026 pukul 08.00 WIB. Jumlah ini setara 36,46 persen dari total arus mudik yang sebelumnya mencapai 213.940 kendaraan. Pergerakan arus balik juga diikuti 298.192 penumpang, dengan rincian 28.666 pejalan kaki dan 269.526 penumpang di dalam kendaraan. Seluruh pergerakan tersebut dilayani 382 trip kapal selama tiga hari. Sementara itu, kendaraan yang menyeberang didominasi sepeda motor sebanyak 37.017 unit, disusul roda empat 39.344 unit, serta 1.390 unit bus. Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol N. Dedy Arifianto mengatakan, kelancaran arus balik tidak lepas dari kesiapan personel dan strategi pengamanan yang matang di lapangan. “Seluruh personel kami siagakan penuh untuk memastikan arus kendaraan menuju pelabuhan tetap lancar, aman, dan tidak terjadi penumpukan panjang,” ujarnya, Rabu (25/3/2026). Ia menegaskan, koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas arus penyeberangan. “Kami terus bersinergi dengan ASDP, TNI, dan seluruh stakeholder agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal selama arus balik,” katanya. Selain itu, Ditlantas Polda Lampung juga memfasilitasi pembelian tiket kapal secara manual di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan. “Kami siapkan layanan penjualan tiket manual di Rest Area KM 20B, 33B, dan 49B. Selain itu, di jalur arteri lintas tengah tersedia di Pos Pam Lamsel Expo, serta di lintas timur di Pos Pam Gayam dan Pos Pam Rumah Makan Tiga Saudara,” jelasnya. Langkah ini dilakukan untuk memecah antrean kendaraan dan mempercepat proses masuk pelabuhan. “Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan titik pembelian tiket yang telah disediakan agar tidak terjadi penumpukan di kawasan pelabuhan,” tambahnya. Dirlantas juga mengingatkan pemudik agar tetap disiplin selama perjalanan arus balik. “Kami mengimbau seluruh pemudik untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan, menjaga kondisi fisik, serta memastikan kendaraan dalam kondisi prima demi keselamatan bersama,” tegasnya. Polda Lampung juga memprediksi puncak arus balik kedua Lebaran 2026 akan terjadi pada akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, 28–29 Maret 2026. Lonjakan volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga masyarakat diminta mengatur waktu perjalanan lebih awal. Keberhasilan pengamanan arus balik ini menegaskan komitmen Polda Lampung dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran mobilitas nasional pada momentum Lebaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:22

Warga Mutar Alam Keluhkan Limbah Dapur MBG Dibuang ke Irigasi, Minta Pemerintah Segera Bertind

Selasa, 2 Juni 2026 - 05:24

Kontingen Saka Bhayangkara Polres Lampung Barat ikuti Pertikarada III Lampung di Pringsewu

Senin, 6 April 2026 - 13:31

Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:19

Amankan Malam Takbir Idulfitri 1447 H, Kapolres Lampung Barat Pimpin Apel Kesiapan Personel

Selasa, 17 Maret 2026 - 09:09

Kapolda Lampung Cek Pos Mudik di Tol hingga Bakauheni, Pastikan Pengamanan Siaga

Berita Terbaru

Info Polri

Selasa, 30 Jun 2026 - 13:13

Topik Terkini

Laka LanTas Tungal Mobil Tuk Bermuatan Tomat.

Senin, 6 Apr 2026 - 13:31